Rabu, 24 Desember 2014

LAPORAN PRAKTIKUM PEREDARAN DARAH PADA KECEBONG



LAPORAN HASIL PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN
PEREDARAN DARAH PADA KECEBONG
(Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas matakuliah Fisiologi Hewan)

Di susun oleh :
Yoga gunawan 12542005
Gilang ramadan 12542003
Denis alvis saputra 12541042
Dini yulistria 12541053
Teguh pribadi 12541045
Sofi sopiah 12541039
Ahmad safari







SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
STKIP GARUT


MEKANISME PEREDARAN DARAH PADA KECEBONG


A. TUJUAN PENELITIAN

Untuk mengamati proses peredaran darah serta menentukan dan membedakan pembuluh      darah arteri dan vena pada Kecebong .

            B. ALAT DAN BAHAN

                        Alat :
                               ·         Mikroskop
                               ·         Preparat
                               ·         Kamera

                       Bahan :
                      ·         1 ekor Kecebong yang belum memiliki kaki

C. DASAR TEORI

                         Sistem peredaran darah memerlukan alat- alat khusus seperti jantung dan  pembuluh
                 darah. Alat - alat tersebut bekerja sama dalam suatu sistem, yaitu sistem peredaran darah.
                 Vena merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah dari kapiler ke jantung.              
                 Vena yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui ventrikel   kanan 
                 adalah vena kava. Sedangkan Arteri merupakan pembuluh darah yang  mengalirkan 
                darah dari jantung ke jaringan. Arteri terletak lebih ke dalam dari permukaan 
                 tubuh. Arteri yang keluar dari Atrium akan mengalirkan darah yang kaya oksigen 
                 ke seluruh tubuh.
                         Sistem peredaran darah berupa sistem peredaran darah tertutup yang dikelompokkan 
                menjadi sistem peredaran darah tunggal dan sistem peredaran darah ganda.
                Dinamakan sistem peredaran darah tertutup karena darah mengalir dalam pembuluh 
                darah. Sistem peredaran darah tunggal adalah peredaran darah melalui  jantung hanya 
                satu kali peredaran. Sedangkan sistem peredaran darah ganda, darah melalui jantung dua 
               kali dalam satu kali peredaran, pertama, darah dari jantung menuju ke paru - paru kemudian 
               kembali ke jantung. Kedua, darah dari seluruh tubuh menuju ke jantung dan diedarkan 
               kembali ke seluruh tubuh.
                         Sistem peredaran darah pada kecebong merupakan sistem peredaran darah tunggal .
                Pada masa larva (berudu/kecebong) , sistem peredaran transportasinyamenyerupai sistem 
                teransportasi pada ikan . Setelah mengalami metemorfosis menjadi katak , sistem 
                transportasinya mengalami perubahan sesuai dengan kehidupan dilingkungan darat .
                         Jantungkatak terdiri dari 3 ruangan , yaitu : vebtrikel , atrium kiri dan kanan .           
               Mekanismenya peredarannya yaitu : seluruh darah yang masuk ke jantung melalui   vena 
               mempunyai kadar oksigen yang rendah dan karbondioksida yang tinggi. Otot bilik akan 
               memompa darah keluar dari jantung lewat arteri menuju kapiler didalam    insang . Daerah 
               insang merupakan tempat terjadinya pertukaran gas : karbon      dioksida dibebaskan , dan 
               oksigen diikat .
                         Darah yang mengandung banyak oksigen kemudian mengalir menuju kapiler           
                sistematik, yaitu kapiler yeng menyebar ke seluruh tubuh. Darah dari sel-sel tubuh      
                dikumpulkan ke vena. Seiring dengan waktu , darah yang miskin oksigen dari berbagai 
               jaringan mengalir ke sinus venosus menuju atrium kanan.Darah dari atrium kanan mengalir 
               ke ventrikel ,kemudian menuju ke arteri pulmonalis dan   masuk k insang. Di insang 
               dilepaskan karbon dioksida dan diikat oksigen. Dari insang , darah mengalir ke vena 
               pulmonalis kemudian menuju atrium kiri .Peredaran darah yang  terjadi ini merupakan 
               peredaran darah kecil . Selanjutnya darah dari atrium kiri mengalir ke ventrikel dan terjadi
              pencampuran oksigen .Dari ventrikel , darah keluar melalui batang  nadi ke aorta yang 
              bercabang ke kiri dan ke   kanan. Masing-masing aorta ini bercabang menjdai 3 arteri pokok;
                        1. Arterior : mengalirkan darah ke kepala dan otak
                        2. Lengkung aorta : mengalirkan darah jaringan internal dan alat dalam tubuh
                        3. Arteri posterior : mengalirkan darah ke kult dan insang/paru-paru
                 Arteri adalah pembuluh darah dengan tekanan yang besar, sehingga memungkinkan 
                mengedarkan darah ke seluruh tubuh.


D. LANGKAH KERJA

1.    Kecebong diambil kemudian bius selama 5 detik dengan menggunakan alkohol         70%.
2.    Kecebong yang sudah di bius kemudian diambil dan diletakan miring di        preparat .
3.    Simpan di meja mikroskop dan amati peredaran darah serta pembuluh vena dan        arterinya .

E. HASIL PENGAMATAN






          

E. PEMBAHASAN 

         Untuk pembahasan pada praktikum ini dengan menggunakan 1 ekor kecebong ialah :
Saat diamati di bawah mikroskop , dapat dilihat bahwa pembuluh darah yang memiliki dinding tebal, diameter yang besar , dan mengalirkan darah dengan cepat itu memiliki arah gerakan dari kepala menuju ke ekor atau ke seluruh tubuh .Pembuluh darah tersebut dinamakan pembuluh arteri , yang memiliki kecepatan dalam mengedarkan darah karena pembuluh darah tersebut memiliki tekanan yang lebih besar dan tugasnya untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh.
Sedangkan pembuluh darah yang memiliki dinding tipis , diameter pembuluh yang kecil dan mengalirkan darah dengan lambat memiliki arah gerakan dari ekor menuju ke kepala atau dari tubuh ke jantung , hal ini dikarenakan pembuluh tersebut memiliki dinding yang tipis sehingga tekanan yang dihasilkan kecil . 
 
F . KESIMPULAN

         Setelah melakukan penelitian kali ini , kami dapat menyimpulkan bahwa aliran darah kecebong pada arteri memiliki arah gerak dari kepala menuju ekor , atau dari jantung ke seluruh tubuh . Dan pada pembuluh darah vena alirannya dari ekor menuju kepala atau menuju jantung . Selain itu kami juga dapat menyimpulkan bahwa pembuluh arteri memiliki dinding yang tebal sehingga menghasilkan tekanan yang besar untuk mampu mengedarkan darh ke seluruh tubuh dengan cepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar